Kapan IHK, IHP dan bagaimana pengaruhnya terhadap AUD/USD?
Ikhtisar IHK dan IHP Tiongkok
Biro Statistik Nasional Tiongkok (NBS) akan mempublikasikan datanya untuk bulan April pada pukul 01.30 GMT. Indeks Harga Konsumen (IHK) diprakirakan akan menunjukkan kenaikan sebesar 0,8% YoY di bulan April, dibandingkan dengan 1,0% di bulan Maret. Indeks Harga Produsen (IHP) diproyeksikan akan menunjukkan kenaikan sebesar 1,5% di bulan Maret dibandingkan kenaikan 0,5% sebelumnya.
IHK adalah indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Angka YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan bulan yang sama setahun sebelumnya. Sementara itu, IHP adalah ukuran tingkat inflasi yang dialami oleh produsen.
Bagaimana IHK dan IHP Tiongkok dapat memengaruhi AUD/USD?
Pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan dengan catatan negatif pada hari ini menjelang rilis data IHK dan IHP Tiongkok. Pasangan ini melemah seiring menguatnya Dolar AS (USD) di tengah sentimen hati-hati setelah Presiden AS Donald Trump dan Iran saling menolak proposal perdamaian terbaru untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu.
Jika data keluar lebih baik dari yang diprakirakan, hal ini dapat mengangkat Dolar Australia (AUD), dengan hambatan naik pertama terlihat pada tertinggi 6 Mei di 0,7277. Level resistance berikutnya muncul di level psikologis 0,7300. Penghalang kenaikan lebih lanjut yang perlu diperhatikan adalah tertinggi 4 Maret di 0,7380.
Di sisi bawah, terendah 8 Mei dan level angka bulat 0,7200 akan memberikan sedikit kenyamanan bagi para pembeli. Kerugian yang berlanjut dapat menyebabkan penurunan ke terendah 4 Mei di 0,7153, diikuti oleh terendah 30 April di 0,7110.
Pertanyaan Umum Seputar Inflasi
Inflasi mengukur kenaikan harga sekeranjang barang dan jasa yang representatif. Inflasi utama biasanya dinyatakan sebagai perubahan persentase berdasarkan basis bulan ke bulan (MoM) dan tahun ke tahun (YoY). Inflasi inti tidak termasuk elemen yang lebih fluktuatif seperti makanan dan bahan bakar yang dapat berfluktuasi karena faktor geopolitik dan musiman. Inflasi inti adalah angka yang menjadi fokus para ekonom dan merupakan tingkat yang ditargetkan oleh bank sentral, yang diberi mandat untuk menjaga inflasi pada tingkat yang dapat dikelola, biasanya sekitar 2%.
Indeks Harga Konsumen (IHK) mengukur perubahan harga sekeranjang barang dan jasa selama periode waktu tertentu. Biasanya dinyatakan sebagai perubahan persentase berdasarkan basis bulan ke bulan (MoM) dan tahun ke tahun (YoY). IHK Inti adalah angka yang ditargetkan oleh bank sentral karena tidak termasuk bahan makanan dan bahan bakar yang mudah menguap. Ketika IHK Inti naik di atas 2%, biasanya akan menghasilkan suku bunga yang lebih tinggi dan sebaliknya ketika turun di bawah 2%. Karena suku bunga yang lebih tinggi positif untuk suatu mata uang, inflasi yang lebih tinggi biasanya menghasilkan mata uang yang lebih kuat. Hal yang sebaliknya berlaku ketika inflasi turun.
Meskipun mungkin tampak berlawanan dengan intuisi, inflasi yang tinggi di suatu negara mendorong nilai mata uangnya naik dan sebaliknya untuk inflasi yang lebih rendah. Hal ini karena bank sentral biasanya akan menaikkan suku bunga untuk melawan inflasi yang lebih tinggi, yang menarik lebih banyak arus masuk modal global dari para investor yang mencari tempat yang menguntungkan untuk menyimpan uang mereka.
Dahulu, Emas merupakan aset yang diincar para investor saat inflasi tinggi karena emas dapat mempertahankan nilainya, dan meskipun investor masih akan membeli Emas sebagai aset safe haven saat terjadi gejolak pasar yang ekstrem, hal ini tidak terjadi pada sebagian besar waktu. Hal ini karena saat inflasi tinggi, bank sentral akan menaikkan suku bunga untuk mengatasinya. Suku bunga yang lebih tinggi berdampak negatif bagi Emas karena meningkatkan biaya peluang untuk menyimpan Emas dibandingkan dengan aset berbunga atau menyimpan uang dalam rekening deposito tunai. Di sisi lain, inflasi yang lebih rendah cenderung berdampak positif bagi Emas karena menurunkan suku bunga, menjadikan logam mulia ini sebagai alternatif investasi yang lebih layak.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen (IHK) (YoY)
Indeks Harga Konsumen (IHK), yang dirilis oleh Biro Statistik Australia secara bulanan, mengukur perubahan harga dari keranjang barang dan jasa yang komprehensif yang diperoleh oleh konsumen rumah tangga. Indikator ini adalah ukuran utama inflasi umum setelah metodologi baru diterapkan untuk transisi dari pembacaan kuartalan ke bulanan, yang berlaku untuk data dari April 2024 dan seterusnya. Angka YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan bulan yang sama setahun sebelumnya. Angka yang tinggi dianggap bullish bagi Dolar Australia (AUD), sementara angka yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjutRilis berikutnya Rab Mei 27, 2026 01.30
Frekuensi: Bulanan
Konsensus: -
Sebelumnya: 4.6%
Sumber: Australian Bureau of Statistics