Japanese Yen mengalami pemulihan akibat payroll AS yang lebih lemah, risiko intervensi

  • Pertumbuhan lapangan pekerjaan AS melambat tajam pada bulan Juni, dengan hanya 57 Ribu lapangan pekerjaan yang ditambahkan, jauh di bawah ekspektasi.
  • Dolar AS melemah setelah data pasar tenaga kerja yang mengecewakan, meskipun Tingkat Pengangguran turun ke 4,2%.
  • Yen Jepang menguat tajam karena pasar tetap waspada terhadap risiko intervensi oleh otoritas Jepang.

USD/JPY turun 0,92% pada hari Kamis dan diperdagangkan sekitar 161,05 pada saat penulisan setelah laporan ketenagakerjaan AS yang jauh lebih lemah dari perkiraan membebani Dolar AS (USD).

Data yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) hanya meningkat sebesar 57 Ribu pada bulan Juni, dibandingkan dengan ekspektasi pasar sebesar 110 Ribu. Bacaan bulan Mei direvisi turun menjadi 129 Ribu dari sebelumnya 172 Ribu, sementara angka bulan April direvisi turun menjadi 148 Ribu dari 179 Ribu, menghasilkan revisi gabungan ke bawah sebesar 74 Ribu lapangan pekerjaan.

Laporan tersebut tetap memberikan sinyal yang beragam. Tingkat Pengangguran secara tak terduga turun menjadi 4,2% dari 4,3%, sementara Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja turun menjadi 61,5% dari 61,8%. Sementara itu, pertumbuhan upah tahunan, yang diukur dengan Rata-rata Penghasilan Per Jam, sedikit meningkat menjadi 3,5%, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Pasar tetap fokus pada angka payroll utama yang lemah, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat mengadopsi kebijakan moneter yang kurang hawkish sepanjang tahun. Hal ini membebani Dolar AS, yang berkontribusi pada penurunan USD/JPY.

Pergerakan ini juga didorong oleh spekulasi mengenai kemungkinan intervensi oleh otoritas Jepang di pasar valuta asing. Menurut Reuters, Kementerian Keuangan Jepang (MoF) menolak mengomentari lonjakan terbaru pada Yen Jepang (JPY), sementara para pedagang tetap waspada terhadap tindakan apa pun yang bertujuan mendukung mata uang Jepang tersebut. Selain itu, ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) dapat menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun terus mendukung Yen Jepang.

Harga Yen Jepang Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Dolar AS.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.55% -0.67% -0.97% -0.23% -0.52% -0.53% -0.84%
EUR 0.55% -0.12% -0.41% 0.34% 0.03% 0.05% -0.29%
GBP 0.67% 0.12% -0.30% 0.41% 0.15% 0.18% -0.17%
JPY 0.97% 0.41% 0.30% 0.72% 0.45% 0.43% 0.11%
CAD 0.23% -0.34% -0.41% -0.72% -0.28% -0.26% -0.64%
AUD 0.52% -0.03% -0.15% -0.45% 0.28% 0.03% -0.33%
NZD 0.53% -0.05% -0.18% -0.43% 0.26% -0.03% -0.35%
CHF 0.84% 0.29% 0.17% -0.11% 0.64% 0.33% 0.35%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).

Euro mencapai level tertinggi dalam sembilan hari karena NFP AS yang lebih lemah dari perkiraan membebani Greenback

Euro (EUR) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang segera terjadi
Đọc thêm Previous

Indonesia: Valas dan Obligasi Stabil Saat Harga Minyak Mereda – DBS

Ekonom Riset DBS Group, Radhika Rao, mencatat bahwa pasar Valas dan obligasi domestik Indonesia telah stabil setelah koreksi harga minyak global, meskipun kenaikannya moderat
Đọc thêm Next