11 Sep 2017
NZD/USD Lepas Dari Terendah, Masih Lemah Di Sekitar 0,7240an
FXStreet - Pasangan NZD/USD diperdagangkan dengan bias bearish ringan di awal sesi Asia hari ini, meskipun telah berhasil bertahan di atas 0,7200.
Pada hari Jumat, pasangan ini gagal menaklukkan zona penawaran jual 0,7335-40 dan mundur lebih dari 75-pips dari tertinggi. Memperpanjang pullback tajam dekat tertinggi satu bulan, pasangan ini memulai minggu ini dengan posisi yang tidak menguntungkan dan terbebani oleh pemulihan dolar AS yang bagus, di tengah berkurangnya ketegangan geopolitik di semenanjung Korea.
Ditambah dengan kenaikan sederhana dalam yield obligasi Treasury AS yang tetap mendukung pemulihan greenback dan juga melihat adanya penurunan permintaan untuk mata uang dengan yield lebih tinggi - seperti Kiwi.
Juga yang berkolaborasi dengan sentimen lemah pasangan ini adalah revisi ke bawah perkiraan inflasi untuk 2017/18 oleh New Zealand Institute of Economic Research (NZIER).
• Selandia Baru - NZIER Turunkan Perkiraan Inflasi
Dengan kelender ekonomi AS kosong, pasangan ini tetap bergantung pada dinamika yield obligasi AS dan sentimen pasar yang lebih luas di seputar greenback.
Level-level teknis yang diamati
Pelemahan di bawah level 0,7225 bisa berlanjut ke support SMA 100-hari di dekat area 0,7200-0,7195, di bawahnya pasangan ini cenderung menantang support SMA 200-hari yang sangat penting di dekat wilayah 0,7135.
Di sisi lain, pergerakan berkelanjutan kembali di luar level 0,7260 bisa mengangkat pasangan ini kembali di atas 0,7300 namun penghalang utamanya akan tetap berada di dekat SMA 50-hari, di sekitar area 0,7335-40.
Pada hari Jumat, pasangan ini gagal menaklukkan zona penawaran jual 0,7335-40 dan mundur lebih dari 75-pips dari tertinggi. Memperpanjang pullback tajam dekat tertinggi satu bulan, pasangan ini memulai minggu ini dengan posisi yang tidak menguntungkan dan terbebani oleh pemulihan dolar AS yang bagus, di tengah berkurangnya ketegangan geopolitik di semenanjung Korea.
Ditambah dengan kenaikan sederhana dalam yield obligasi Treasury AS yang tetap mendukung pemulihan greenback dan juga melihat adanya penurunan permintaan untuk mata uang dengan yield lebih tinggi - seperti Kiwi.
Juga yang berkolaborasi dengan sentimen lemah pasangan ini adalah revisi ke bawah perkiraan inflasi untuk 2017/18 oleh New Zealand Institute of Economic Research (NZIER).
• Selandia Baru - NZIER Turunkan Perkiraan Inflasi
Dengan kelender ekonomi AS kosong, pasangan ini tetap bergantung pada dinamika yield obligasi AS dan sentimen pasar yang lebih luas di seputar greenback.
Level-level teknis yang diamati
Pelemahan di bawah level 0,7225 bisa berlanjut ke support SMA 100-hari di dekat area 0,7200-0,7195, di bawahnya pasangan ini cenderung menantang support SMA 200-hari yang sangat penting di dekat wilayah 0,7135.
Di sisi lain, pergerakan berkelanjutan kembali di luar level 0,7260 bisa mengangkat pasangan ini kembali di atas 0,7300 namun penghalang utamanya akan tetap berada di dekat SMA 50-hari, di sekitar area 0,7335-40.