Saham Asia di Tertinggi Dekade Saat Minyak Lebih Tinggi, Ekuitas Global Melonjak

FXStreet - Saham-saham di bursa Asia memperpanjang kenaikan bullish minggu lalu dan menyegarkan kembali tertinggi baru 10-tahun, mengikuti hasil positif rekannya di Wall Street. Sementara itu, menguatnya harga minyak di tengah ketegangan Irak yang sedang berlangsung terus meningkatkan saham energi dan sumberdaya pada indeks. Meningkatnya ketegangan di antara pemerintah Irak dan pasukan Kurdi mengancam pasokan.

Nikkei 225 Jepang naik untuk hari kesembilan berturut-turut dan kemudian mencapai tertinggi baru 21-tahun di 21.354, karena Yen kembali turun vs Dolar Amerika menjelang pemilu Jepang yang dijadwalkan pekan ini.

Bursa Asia juga menemukan beberapa dukungan dari angka inflasi AS yang suram, yang membuat keraguan atas prospek kenaikan suku bunga Fed tahun ini, menawarkan kegembiraan bagi dunia usaha. Sementara itu, indeks wilayah ini juga mendapat dorongan baru dari pembacaan inflasi China yang lebih baik.

Di antara indeks lainnya, indeks ASX 200 Australia reli +0,65% ke 5.851, A50 China naik +0,64% ke 12.354 dan Hang Seng Hong Kong naik 1% mendekati level 28.750. MSCI indeks terluas di Asia-Pasifik di luar Jepang naik untuk hari kelima berjalan 0,3%.

Trump Dikatakan Akan Melewatkan Kunjungan ke Zona Demiliterisasi Saat Lakukan Perjalanan ke KorSel

Asahi Shimbun, harian Jepang, melaporkan sebelumnya bahwa Presiden AS Donald Trump dikatakan akan melewatkan kunjungan ke zona de-militer saat melakukan perjalanan ke Korea Selatan.
Baca lagi Previous

Selandia Baru Kemungkinan Akan Umumkan Pemerintahan Baru Pada Akhir Pekan - RTRS

Pejabat sementara Perdana Menteri Selandia Baru Bill English mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Radio New Zealand hari ini, diperlukan waktu hingga akhir pekan untuk mengkonfirmasi pemerintah berikutnya setelah pemilu yang tidak meyakinkan bulan lalu, Reuters melaporkan.
Baca lagi Next