USD/JPY Bertahan Stabil Di Bawah MA 50-Hari, Tunggu Pertemuan BoJ Jumat

  • USD/JPY mempertahankan kenaikan moderatnya, meskipun kesulitan untuk melewati SMA 50-hari.
  • USD gagal mempertahankan kenaikan sebelumnya dan tetap defensif pasca data AS.
  • Investor sekarang tampak enggan untuk menempatkan taruhan terarah jelang BoJ pada hari Jumat.

Pasangan USD/JPY diperdagangkan dengan bias positif sepanjang awal sesi Amerika Utara, meskipun telah mundur sekitar 20 pips dari swing high harian.

Pasangan ini melanjutkan perjuangannya untuk secara tegas menerobos rintangan SMA 50-hari dan menyaksikan pullback intraday moderat di tengah beberapa pembaruan pelemahan dolar AS. Berita acara pertemuan FOMC terdengar dovish pada hari Rabu, ditambah penurunan yield obligasi Treasury AS mendorong beberapa aksi jual USD di level-level yang lebih tinggi dan ternyata menjadi salah satu faktor utama yang membatasi pasangan USD/JPY.

USD tetap defensif setelah rilis data makro AS yang agak tidak mengesankan. Menurut data yang dirilis Kamis ini, sekitar 2,44 juta orang mengajukan tunjangan pengangguran selama pekan yang berakhir 16 Mei. Secara terpisah, Indeks Manufaktur Fed Philly naik moderat ke -43,1 pada bulan Mei dari sebelumnya -56,6, meleset dari perkiraan -41,5.

Sementara itu, kekhawatiran terkait memburuknya hubungan AS-Tiongkok menutupi optimisme seputar pembukaan kembali ekonomi secara global baru-baru ini. Selain itu, kekhawatiran gelombang kedua infeksi virus corona membebani sentimen investor. Kegugupan terbukti dari suasana yang lebih lemah di sekitar bursa ekuitas global yang menguntungkan status safe haven yen Jepang.

Patut diingat bahwa Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu sekali lagi menuduh Tiongkok atas kesalahan penanganan wabah virus corona. Selain itu, Senat AS mengesahkan undang-undang yang dapat memblokir beberapa perusahaan Tiongkok dari penjualan saham di bursa saham Amerika dan memicu kekhawatiran bahwa kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok yang disepakati tahun lalu antara kedua belah pihak dapat runtuh.

Faktor-faktor negatif, sebagian besar, dinegasi oleh spekulasi bahwa Bank of Japan mungkin memperkenalkan langkah-langkah pelonggaran kebijakan yang luar biasa. Oleh karena itu, fokus utama akan tetap pada pertemuan BoJ yang sebelumnya tidak dijadwalkan pada hari Jumat, yang mungkin memberikan beberapa dorongan yang signifikan. Pedagang cenderung menunggu penembusan berkelanjutan di luar kisaran perdagangan tiga hari sebelum memasang taruhan terarah.

Level-level teknis yang harus diperhatikan

 

Keputusan Tingkat Suku Bunga SARB Afrika Selatan Memenuhi Prakiraan 3.75%

Keputusan Tingkat Suku Bunga SARB Afrika Selatan Memenuhi Prakiraan 3.75%
আরও পড়ুন Previous

Wall Street Dibuka Sedikit Lebih Rendah Kamis Ini

Setelah pergerakan roller-coaster di paruh pertama minggu ini, indeks utama Wall Street membuka hari sedikit berubah pada hari Kamis. Pada saat penuli
আরও পড়ুন Next