Pembeli USD/JPY Berhenti Sejenak Di Bawah 108,00 Setelah Status-Quo BOJ

  • USD/JPY turun setelah pertemuan darurat BOJ.
  • BOJ mengutip kekhawatiran wabah virus, menunjukkan kesiapan untuk bertindak.
  • Perselisihan AS-Tiongkok semakin intensif dengan pernyataan terbaru dari Kongres Rakyat Nasional.

USD/JPY turun dari 107,72 ke 107,60 setelah kelambanan BOJ pada awal Jumat. Bank sentral Jepang mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah selama pertemuan mendadak sambil mengumumkan bantuan yang ditargetkan untuk perusahaan kecil dan menengah.

BOJ sesuai dengan harapan pasar yang luas dari tidak ada perubahan dalam suku bunga jangka pendek atau target imbal hasil Jepang Obligasi Pemerintah (JGB) saat mengumumkan 75 triliun pinjaman untuk memerangi virus corona (COVID-19).

Baca: Berita Sela: BoJ Pertahankan Target Suku Bunga Jangka Pendek Pada -0,1%

Selain BOJ, berita utama baru-baru ini yang mengkhawatirkan dari Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-13 Tiongkok terhadap Hong Kong juga membebani nada risiko pasar. 

Sebelumnya tadi pagi, Pemimpin Mayoritas Senat AS McConnell mengatakan bahwa tindakan keras lebih lanjut Tiongkok terhadap Hong Kong akan meningkatkan minat Senat dalam mempertimbangkan kembali hubungan AS-Tiongkok.

Lebih lanjut untuk dicatat bahwa NPC berhenti menawarkan target apa pun untuk PDB tahun depan sambil berjanji untuk mengimplementasikan kesepakatan perdagangan AS.

Bisa dikatakan, imbal hasil treasury 10-tahun AS tetap lemah dekat 0,675% sedangkan NIKKEI Jepang turun 0,18% ke 20.510 pada saat berita ini ditulis.

Mengingat kurangnya data utama pada kalender ekonomi, pedagang sekarang dapat mengawasi pembaruan dari Tiongkok untuk dorongan baru.

Analisis teknis

Garis tren naik dari 07 Mei, sekarang di 107,55, dapat menahan penjual selama penurunan lebih lanjut sementara tertinggi yang dicatat pada pertengahan April dan 19 Mei,di sekitar 108,10, menjadi resistance utama.

 

Tiongkok Berencana Untuk Tingkatkan Pengeluaran Fiskal Untuk Memerangi Masalah Virus Corona

Berita dilaporkan melalui Bloomberg bahwa Tiongkok berencana untuk meningkatkan pengeluaran fiskal untuk meningkatkan lapangan kerja dan membantu meng
了解更多 Previous

NPC China: Ikrar Untuk Mengimplementasikan Kesepakatan Perdagangan AS

Menyusul kesimpulan dari Kongres Rakyat Nasional Tiongkok (China National People's Congress/NPC), laporan parlemen negara tersebut dirilis, dengan ala
了解更多 Next